Tuesday, December 7, 2010

Sejarah Penemuan Virus

Hihihi, setelah tahu perbedaan antara virus dan bakteri, tentunya kita penasaran dong dengan sejarah keberadaan Virus. Jangan khawatir! Viro, teman kita dari dunia virus, akan dengan senang hari menjelaskan kepada teman - teman semua tentang sejarah penemuan virus. Denger cerita viro baik-baik ya!

Jadi teman-teman, sejarah panjang tentang keberadaan virus yang mulai diteliti oleh manusia dimulai pada tahun 1883. Pada waktu itu diadakan penelitian mengenai penyakit mosaik yang menghambat pertumbuhan tanaman tembakau dan membuat daun tanaman tersebut memiliki bercak-bercak. Adolf Mayer, seorang ilmuwan Jerman menemukan bahwa penyakit tersebut dapat menular ketika tanaman yang ia teliti juga ikut sakit setelah disemprot getah tanaman yang sakit. Sayangnya, Adolf Mayer tidak dapat menemukan penyebab ikut tertularnya tanaman yang sehat. Akhirnya ia menyimpulkan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kecil dari biasanya dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop.


Belajar dari penelitian Mayer, pada tahun 1892 seorang bapak berkebangsaan Rusia, Dmitri Ivanowsky melakukan percobaan terhadap tanaman tembakau. Beliau melalukan percobaan yang sama yang dilakukan oleh Mayer. Bedanya, Dmitri terlebih dahulu menyaring getah yang akan disemprotkan itu menggunakan penyaring bakteri. Ternyata, tanaman tembakau percobaannya masih saja terjangkit penyakit mosaik. Dmitri menyimpulkan dua hal dari percobaan ini :
1. Bakteri penyebab penyakit tersebut sangat kecil sehingga dapat melewati saringan
2. Bakteri tersebut mengeluarkan semacam toksin saat disaring, sehingga toksin tersebut tercampur dalam getah yang dipakai dalam percobaan Dmitri.


Pada tahun 1897, hipotesis kedua dari Dmitri Ivanowsky dieliminasi. Seorang ilmuwan Belanda bernama Martinus Beijerinck menemukan bahwa agen pembawa penyakit tersebut setelah disaring dapat bereproduksi. Hal ini dipaparkannya setelah menyadari bahwa kemampuan agen tersebeut untuk menularkan penyakit tidak berkurang walaupun sudah beberapa kali ditransfer antar tanaman. Akhirnya diambil kesimpulan bahwa patogen mosaik tembakau bukanlah bakteri, melainkan cairan hidup pembawa penyakit (bahasa kerennya : contagium vivum fluidum).
Buat yang penasaran seperti apa penyakit mosaik pada tembakau, Viro akan menampilkan beberapa gambar tentang penyakit mosaik.


Pada tahun 1898, Loeffler dan Frosch menemukan bahwa patogen penyebab penyakit pada mulut dan kaki sapi dapat melewati filter yang tidak dapat dilewati oleh bakteri. Mereka menarik kesimpulan yang sama dengan pendahulunya bahwa patogen tersebut merupakan bakteri yang sangat kecil.

Di tahun 1935, Seorang berkebangsaan Amerika Serikat, Wendell Meredith Stanley berhasil mengkristalkan patogen penyebab penyakit mosaik pada tembakau. Dengan keberhasilan Wendell, maka hipotesis dari Martinus Beijerinck terbukti sudah.  Dari sinilah, patogen tersebut mendapat nama virus dan berkembanglah suatu ilmu baru bernama virologi yang mempelajari tentang kehidupan virus.
Ngomong-ngomong, ini lho bentuk dari virus penyebab mosaik pada tanaman tembakau (tobacco mosaic virus)

Kenal virus, udah. Sejarah virus, juga udah. Sekarang, kita lanjut obrolan kita tentang struktur dan bentuk - bentuk virus. Are you ready?? YEAH! Let's GO! Viro, the tour guide, will take you to look around the virus world!



No comments:

Post a Comment

Post a Comment